Baik, Buruknya sebuah Peradaban bermula dari sebuah Kehangatan keluarga. Dan Rumah adalah tempat kita berteduh, belajar meramu dan merangkai semua mimpi bersama orang-orang yang kita cintai dan sayangi.
Showing posts with label Adventure. Show all posts
Showing posts with label Adventure. Show all posts
Wednesday, September 21, 2016
Wednesday, September 7, 2016
Menahan lapar di atas Kereta Bethara Kresna di Bulan Puasa

Backpackeran
di bulan puasa, dg kereta Bathara Kresna menuju Wonogiri, mumer Rp.4000/@ Jadwal
dari jam 10 molor jadi jam 1.30. Karena nunggu waktu lama,akhirnya muter2 dulu.
Reka mulai nangis karena haus, dan Hikam... seperti biasa masih lari kesana
kemari meskipun bibirnya sdh memutih.
*tombo pingin anak wedok,yg ajak mudik naik kereta.
Ini adalah
kereta paling ramah,
“Kenapa?”
Karena
sepanjang perjalanan banyak berhentinya karena terkadang ada mobil yg nyrobot melintasi
rel kereta yang melintasi pinggiran jalanan Slamet Riyadi, Solo.
Dan
sepanjang jalan kadang berhenti karena ada kambing yg lewat :) Ada
bapak2 Tani yg melambaikan tangan di tengah bentangan sawah yg menghijau, dg
latar nun jauh gunung gemunung yg sebagian tertutup awan putih.
Wednesday, April 20, 2016
Kami dan Hutan
Kami datang untukMu
Seperti Kau memanggilku dari tanah Baitullah
Aku datang dan akan selalu datang kepadamu,
Karena engaku adalah sandaranku
Tangisku yang telah lama tumpah,
Bersama heningnya keadilan yang kuterima, kecuali dariNya
Bukan,
Bukan untuk ber ha ha hi hi...
Tapi ini adalah tanda sujudku dalam pelukmu
Tanah, Batu, Angin, Daun dan Awan
Kawan tangisku yang telah lama ku tahan
Di saat kaki harus tegap berdiri
Di saat mulut harus terkunci
Dan di saat nafas harus terhenti
Aku harus menahan
Hingga saatnya aku datang dalam pelukmu
Rimba...
Aku datang bukan untuk menakhlukkanmu
Tapi hati yang perlu ku taklukkan
Seperti engkau menaklukkan jagad raya
Kami dan Hutan,
Yah! itulah yang terbetik dalam benak pikiran kami saat mengarungi kehidupan ini.
Kami memang bukan orang perhutani ataupun bidang yang berkaitan dengan papun yang mengenai Hutan.
Tapi kami dipertemukan karena ternyata kami sama-sama memiliki kecintaan yang sama, yakni alam terbuka.
Bagiku Hutan dan Gunung mirip dengan pangkuan seorang ibu yang menghangatkan.
Di sela-sela kesibukan kami sebagai keluarga Homeschooler dengan aktivitas yang menjemukan dan melelahkan di awal-awal saat anak masih kecil-kecil. Tak ada tempat pengaduan yang pas kecuali kami pergi ke sana dan mencari kesenyapan dan mendengarkan suara hati.
Tak jarang saya sering menangis sepanjang perjalanan pendakian, sekedar melepas beban berat hidup sebagai orang tua dengan membawa memori yang bertumpuk-tumpuk sulit diilustrasikan dengan apapun.
Dan rasanya, aku harus selalu datang sekedar menakhlukkan hati
Bukan untuk menak

Subscribe to:
Posts (Atom)
Pilihan tidak masuk pondok
Sesaat saya berpikir, bahwa anak-anak yang memang punya bawaan indigo ini baiknya memang perlu banyak belajar realita sains. Men...
-
Anak bertalenta; biasanya menunjukkan produksi kreatifnya yg luar biasa di atas rata2. Terhadap anak2 seperti ini,biasanya orang tidak meli...
-
"Aku nggak mau ikut kejuaraan lagi" "Lha kenapa emang? Temannya mbak reka kan banyak disana"* ...
-
Ketika umur makin menua Makin sadar bahwa kita kemari untuk apa Ketika hidup hanya dijadikan pergumulan yang sengit untuk menepuk dada...


























