Showing posts with label Adventure. Show all posts
Showing posts with label Adventure. Show all posts

Wednesday, September 7, 2016

Menahan lapar di atas Kereta Bethara Kresna di Bulan Puasa


Backpackeran di bulan puasa, dg kereta Bathara Kresna menuju Wonogiri, mumer Rp.4000/@ Jadwal dari jam 10 molor jadi jam 1.30. Karena nunggu waktu lama,akhirnya muter2 dulu. Reka mulai nangis karena haus, dan Hikam... seperti biasa masih lari kesana kemari meskipun bibirnya sdh memutih.
*tombo pingin anak wedok,yg ajak mudik naik kereta.
Ini adalah kereta paling ramah,
“Kenapa?”
Karena sepanjang perjalanan banyak berhentinya karena terkadang ada mobil yg nyrobot melintasi rel kereta yang melintasi pinggiran jalanan Slamet Riyadi, Solo. 

Dan sepanjang jalan kadang berhenti karena ada kambing yg lewat  Ada bapak2 Tani yg melambaikan tangan di tengah bentangan sawah yg menghijau, dg latar nun jauh gunung gemunung yg sebagian tertutup awan putih.




Wednesday, April 20, 2016

Kami dan Hutan

naik ke lereng-lereng merapi dengan Astrea 800, tepatnya waktu saya hamil minggu-minggu awal Reka

Kami datang untukMu
Seperti Kau memanggilku dari tanah Baitullah
Aku datang dan akan selalu datang kepadamu,
Karena engaku adalah sandaranku

Tangisku yang telah lama tumpah,
Bersama heningnya keadilan yang kuterima, kecuali dariNya

Bukan,
Bukan untuk ber ha ha hi hi...

Tapi ini adalah tanda sujudku dalam pelukmu
Tanah, Batu, Angin, Daun dan Awan
Kawan tangisku yang telah lama ku tahan

Di saat kaki harus tegap berdiri
Di saat mulut harus terkunci
Dan di saat nafas harus terhenti

Aku harus menahan
Hingga saatnya aku datang dalam pelukmu

Rimba...

Aku datang bukan untuk menakhlukkanmu
Tapi hati yang perlu ku taklukkan
Seperti engkau menaklukkan jagad raya

Kami dan Hutan,
Yah! itulah yang terbetik dalam benak pikiran kami saat mengarungi kehidupan ini.

Kami memang bukan orang perhutani ataupun bidang yang berkaitan dengan papun yang mengenai Hutan.
Tapi kami dipertemukan karena ternyata kami sama-sama memiliki kecintaan yang sama, yakni alam terbuka.

Bagiku Hutan dan Gunung mirip dengan pangkuan seorang ibu yang menghangatkan.

Di sela-sela kesibukan kami sebagai keluarga Homeschooler dengan aktivitas yang menjemukan dan melelahkan di awal-awal saat anak masih kecil-kecil. Tak ada tempat pengaduan yang pas kecuali kami pergi ke sana dan mencari kesenyapan dan mendengarkan suara hati.

Tak jarang saya sering menangis sepanjang perjalanan pendakian, sekedar melepas beban berat hidup sebagai orang tua dengan membawa memori yang bertumpuk-tumpuk sulit diilustrasikan dengan apapun.

Dan rasanya, aku harus selalu datang sekedar menakhlukkan hati
Bukan untuk menak







Camping ke 2 bareng Komunitas HS Yogya







Pilihan tidak masuk pondok

Sesaat saya berpikir, bahwa anak-anak yang memang punya bawaan indigo ini baiknya memang perlu banyak belajar realita sains. Men...